Timelapse Sketch — Odile (Inktober Day 29)

Udah dua hari ini saya lagi seneng-senengnya nonton balet lewat Youtube. Ga mampu kalo beli tiket untuk nonton beneran, hahaha.

Dan tentu saja selalu ada pertunjukan balet Swan Lake. Salah satu balet klasik dengan lagu-lagunya karya Tchaikovsky. Swan Lake adalah cerita mengenai seorang putri, Odette, yang dikutuk menjadi angsa putih oleh seorang penyihir bernama Von Rothbart. Suatu hari Odette bertemu dengan seorang pangeran, Siegfried, yang langsung jatuh cinta kepada Odette. Odette berkata bahwa satu-satunya cara untuk memecahkan kutukan adalah seorang pangeran yang berjanji akan memberikan cintanya ke Odette. Siegfried berjanji, dan mengatakan bahwa dia akan memproklamirkan cintanya ke Odette saat pesta dansa malam nanti.

Namun, Von Rothbart mengetahui hal itu; dan saat malam pesta dansa, Von Rothbart muncul di balairung istana sambil membawa Odile, anak perempuannya yang sangat mirip dengan Odette.

Siegfried, tertipu oleh Odile yang sangat mirip Odette, memproklamirkan cintanya. Odile dan Von Rothbard tertawa penuh kemenangan; dan Odette, patah hati, bunuh diri dengan cara menenggelamkan dirinya ke dalam danau.

Akhir ceritanya sendiri bervariasi, tergantung interpretasi balerina yang menarikannya. Ada yang berupa tragedi (Odette bunuh diri dan Siegfried menyusul karena merasa bersalah, Siegfried melawan Rothbart dan tenggelam bersama Rothbart sementara Odette tetap menjadi angsa, Siegfried melawan Rothbart namun kalah dan meninggal) atau berakhir bahagia — biasanya digunakan oleh balet Rusia dan Cina (Siegfried melawan Rothbart lalu menang dan hidup bahagia dengan Odette yang kutukannya sudah hilang.)

Menurut interpretasi klasik, Siegfried tertipu oleh Odile yang mirip dengan Odette.

Namun, ada satu hal yang mengganggu saya terus-terusan.

Diawali dari status Path teman saya, Glenn, yang berbicara mengenai Sara Mearns, seorang balerina asal Amerika Serikat yang dramatis. Maksudnya, Sara ini ga melulu soal teknik; tapi dia ngerti betul soal drama dan gerak-gerik untuk menambah gaya bercerita. Dan salah satunya ketika Sara menjadi Odile (black swan) di Swan Lake, saat adegan pembuka di istana dan Von Rothbart menunjukkan Odile ke Pangeran Siegfried, Sara mengangkat alisnya sambil tersenyum. Satu gerakan kecil, tapi bikin gempar. Karena sebelumnya ga pernah angsa hitam se… Sensual itu. Semenggoda itu. Sebengis itu.

Padahal, Odile memang semenggoda itu. Dalam Swan Lake, Odile “hanya” digambarkan sebagai kembarannya Odette (white swan) dan karena kembar sehingga bisa menipu Siegfried yang memproklamirkan cintanya ke Odile alih-alih Odette.

Tetapi, bagaimana bila Siegfried memang tergoda oleh Odile? Dibandingkan Odette yang manis, rapuh, dan lemah lembut, Odile jauh lebih menggoda, menarik, dan percaya diri. Odette mempunyai kecantikan wajah yang menarik hati Siegfried, tetapi gaya Odile yang penuh aura percaya diri dan menggoda itu yang membuat Siegfried memproklamirkan cintanya.

… Dan saya sendiri sebenernya lebih seneng sama Odile ketimbang Odette yang terlalu rapuh dan tukang nangis itu sih…