Kuala Lumpur!

  
Baru tiba di KL semalam, jam 11 malam. Cukup bersyukur sedang nggak ada kabut asap/jerebu.

Hari ini mau beberes rumah dulu.

Advertisements

Es krim Brasil

Foto diambil di depan toko eskrim Brasil, Purwokerto

Apakah eskrim ini enak?

Ga tau.

Tapi buat gw, uenak sekali.

Namanya es krim Brasil. Rasanya nostalgia. Biasanya dibeli ketika para cucu ngumpul di rumah almarhum/almarhumah kakek nenek gw di Cilacap. Sejak gw… Baru lahir? TK? Wallahu’alam.

Dan entah gimana terjadi kasta.

Buat para oom tante dan orang dewasa, mereka makan eskrim Brasil yang pake cone. Warna-warni. Pink (strawberry), coklat, oranye (jeruk), dan hijau (mint). Ditaburin meisjes warna-warni.

Buat para kurcaci ingusan baru lahir kemarin sore alias para cucu yaitu gw dan saudara-saudara gw?

Es mambo. Masih punya eskrim Brasil juga (ada banyak varian: dari cup sampe cake ice cream). Es yang di dalam plastik. Rasa standar — kalo ga coklat ya kacang ijo. Buat gw, sial banget kalo dapet rasa kacang ijo atau kopyor (gw ga suka dua-duanya).

Itu juga masih dibagi jadi dua. Setengah-setengah. KURANG TERTINDAS APALAGI COBA.

Dan ketika lu udah cukup besar untuk makan eskrim pake cone dengan jaminan eskrim ga tumpah atau belepotan… Men, itu artinya lu naik kasta dan jadi manusia paling keren sedunia — minimal di mata sodara-sodara lu.

Dari ambisi konyol jaman kecil itu bikin gw keukeuh untuk beli eskrim Brasil dengan cone SETIAP mudik ke Purwokerto. 

Karena gw orang paling keren sedunia.

Lily Patisserie

Jadi kemarin diajak keluarga burung ke jalan Gempol buat makan kupat tahu dan roti bakar yang tersohor itu.

Terus pas jalan ke taman kecil deket situ, liat ada toko kue.

Namanya Lily Patisserie.

Nah. Tahun 2008 dulu, jaman masih jadi Research Assistant di kampus, gw pernah ikutan wisata karyawan kampus ke Sari Ater. Pulangnya mampir Bandung.

Pas di Bandung, temen gw ngajak beberapa dari kita — termasuk gw — beli kue. “Cheesecake-nya enak,” kata temen gw.

Gw beli lah ya sekotak. Harganya Rp 60,000. Bentuk cheesecake-nya mirip cheesecake Jepang. Ga terlalu banyak krim jadi ga eneg.

Dan yang penting: Enak. Banget. 

Masalahnya, gw lupa nama tokonya.

Jadi SETIAP ke Bandung, gw selalu riwil nyari tau itu toko kue namanya apa dan di sebelah mana. Kalimatnya udah default: “Itu, ada toko kue, bukan Kartika Sari. Jualan cheesecake, tapi cheesecake-nya kaya brownies gitu. Itu enak.”

Gw tanya temen gw itu, dia juga lupa.

Dari tahun 2008.

Ari sampe bosen gw nanya hal yang sama setiap kita ke Bandung. SEMUA temen yang kita temuin di Bandung pasti gw tanya soal toko-kue-cheesecake-enak dan ga ada yang ngeh itu apa dan di mana.

Balik ke jalan-jalan di Gempol.

Gw liat Lily Patisserie ini.

Lalu ngebatin.

“Gw kaya kenal ini tempat.

Jangan-jangan…”

Nyanya udah ngomong, “masuk aja Kap. Liat. Emang iya ini tempatnya?”

“Gw inget atap tempat makannya, Nya,” jawab gw. Harap-harap cemas.

Udah bukan Nyanya lagi yang ngedesak. Ari sama Iing juga ikutan.

Pas masuk, Nyanya nunjuk ke kue di etalase. “Ini bukan, Kap?”

“Bukan,” gw tambah panik dan jalan ngedekatin lemari pendingin yang berisi kotak-kotak kue berjejer. “INI CHEESECAKE-NYA, NYA.”

Iya. Itu patisserie yang gw cari-cari selama tujuh tahun.

Kabut Asap

 
Kabut asap yang melanda KL sedang buruk-buruknya selama beberapa hari ini. Sepengetahuan saya, kabut asap kemarin paling parah — kalo ga salah bacaan indeks polusi udara (Air Pollution Index — API) sampe di kisaran 150 ke atas (“Tidak Sehat”). Hari ini sekolah diliburkan akibat kabut asap. Saya nggak bisa bayangin gimana anak-anak di lingkungan titik api di Sumatera.

Kabut asap ini terjadi akibat kebakaran hutan yang melanda Sumatera — dan kabut asap ini udah terjadi belasan tahun.

Kaya gini ini lho yang bikin sedih. Udah ya bikin repot negara tetangga, bikin repot negara sendiri, banyak orang sakit, lingkungan rusak… Dan terjadi bertahun-tahun. Tabungan dosa apa kabar?

Semoga masalah asap ini bisa diselesaikan. Amin.

His Wife

There are times when we remember something unpleasant from our past. Mostly, it came out of the blue. For some, it’s a trigger and might cause panic attack; for others, it’s “nothing more” than a lump in the chest and some kind of selfish gratefulness of passing the horror.

Just now I’m watching TV series ‘Criminal Minds’ (season 10 episode 15) and suddenly I remember my ex-boyfriend.

Not specifically him, though.

His wife.

I don’t know his wife. I never meet her. 

But I wonder, how is she?

I was in a really toxic relationship with my ex back then, and it went to some kind of abuse. At first, physical abuse. Then, mental abuse.

I remember some of his words: “why do you have to make things worse? Why don’t you calm me down?! Why can’t you make things perfect?! It’s all your fault!”

(And those words were uttered on a scene in the current episode of ‘Criminal Minds’ I’m watching, so yeah, it’s quite a trigger)

Now I’m wondering how is his wife.

I pray for her to have a safe and happy life.

Most ultimately; safe life.