‘Anyway’ – Telepopmusik (2005)

Lagi ngecek headphone baru beli di Minigood (tetangganya Miniso?) pake Spotify dan lagu ini keluar.

Ini lagu sering banget gw dengerin tahun 2007-2008; kok inget, ya karena itu tahun-tahun emo bittersweet gw, hahaha.

And I’m not sure what this is all about,
As we watch the waves crashing in and out,
And only they know what we’ve found
And it almost feels like day time now

Pas itu gw lagi di kondisi… Gimana ya, ketika lu dalam hubungan yang udah berakhir sebelum selesai. “It’s already over before it’s even ended,” ceunah.

Berusaha mempertahankan, tapi kerasa kalo udah ga bisa ke mana-mana lagi.

Somehow we gonna make it through
I’ll break every single rule for you
Well I’ll try to least anyway

Masih ada bagian optimis. Macem, “bisa kok, bisa,” tapi perasaan, “HADEH” jauh lebih kenceng. Malah jadinya kaya terperangkap. Ketika udah tau mau pisah, malah kaya makin posesif. That, “no! Nononono!”-attempt.

We decided to turn our world around,
We can drive away from this loser town
Have to escape or go insane,
A thousand miles an hour through the rain

Bedanya cuma mungkin pas itu usahanya ga sekeras ini ya. Posesif iya, panik iya, tapi ga berusaha untuk keluar juga. Mungkin karena ya udah ngeh itu, kalo udah selesai sebenernya.

And we’re not sure if we even know
Just where we are or where we’re gonna go
But we’re not afraid, not tonight
Gonna try all we can to get it right

In the end, it didn’t went as expected. It wasn’t right.

And it’s okay.

‘Elementary’ dan Netflix

Mood: ‘SUBSTREAM’ — Kyoto Jazz Massive

Peringatan: #firstworldproblem topik hari ini.

Baru-baru ini gw mulai ngerasa beberapa hal “ga enak” muncul di layanan yang sepatutnya memudahkan konsumen. Ya namanya juga bisnis dan kompetisi ya.

Tau Netflix kan? Layanan streaming untuk serial TV dan film yang namanya beken di kalangan menengah dan menengah atas. Selain memudahkan akses nonton secara legal dan nyaman, Netflix juga punya banyak serial dan film produksi sendiri (in-house production) yang banyak dipuji-puji publik dan kritik.

app entertainment ipad mockup
Photo by Pixabay on Pexels.com

Selain Netflix, muncul juga layanan streaming lainnya seperti Iflix, Hulu, dan lain-lainnya (gw ga apal, hahaha.)

Banyak yang bilang kalo Netflix ini, bahasa innovation marketing-nya, “mengganggu pasar”. Disruptive. Terutama pasar TV dan TV kabel. Pilihan tontonan di Netflix jauh lebih banyak, minim (bahkan ga ada) iklan, dan lebih lowong dari segi waktu (bisa ditonton kapan aja; mau jarang-jarang/kalo sempet atau kalo mau marathon/binge watching.) Nah, itu bikin perusahaan TV ketar-ketir karena artinya jumlah penonton berkurang yang bikin jumlah perusahaan/sponsor pasang iklan juga berkurang.

Akhirnya muncul beberapa layanan streaming yang disediakan si TV kabel itu sendiri. CBS Access, contohnya.

Nah.

CBS Access.

Hmm.

The bane of my existence.

Oke, ga seekstrim itu; tapi sekarang gw lagi sebel banget.

Jadi gw kan ngikutin serial TV ‘Elementary’ di Netflix kan. Sampe saat ini, baru ada season 1-5 di Netflix Asia. Season 6 entah lah udah selesai belum di Amerika, tapi berita bahwa ‘Elementary’ season 7 akan mulai produksi sudah santer beredar (dan dikonfirmasikan di Instagram ‘Elementary’, Lucy Liu, dan Jonny Miller.)

CBS_ELEMENTARY_514_CLEAN_IMAGE_thumb_Master
Source: CBS

Pertanyaannya: Kapan season 6 ‘Elementary’ akan tiba di Netflix Asia?

Gw penasaran, dan nemu beberapa artikel soal serial TV produksi CBS ini dengan Netflix.

In the United States where the streaming war is well and alive, Netflix only manages to get a handful of CBS shows and sadly, Elementary isn’t one of them.

The reason for this is because CBS and Hulu have an exclusive arrangement whereby all the new and old episodes stream there exclusively. You can also catch up using CBS All Access and the CBS website but only the previous 5 episodes can be found there.

Link: Is Seasons 1 to 6 of ‘Elementary’ on Netflix?

Jadi ada kemungkinan, walopun gw ga tau apakah Netflix Asia terpengaruh atau nggak, kalo ‘Elementary’ ga lanjut di Netflix selepas season 5.

Iya, masih belum ada kepastian. Tapi ini kejadian juga di ‘How To Get Away With Murder’. Bahkan setelah HTGAWM udah selesai tayang season 4 di TV, sampe sekarang masih suara jangkrik di Netflix Asia. Gw makin ngeri kalo HTGAWM bakal ditarik dari Netflix karena afiliasi ABC, Disney, dan Hulu.

It’s important to point out that not all ABC shows are currently on Netflix. Despite the deal between Netflix and ABC, some shows, like Designated Survivor, are only available to stream on Hulu. This could be the way other ABC shows go in the future, especially in the U.S. Since Disney has a stake in Hulu, it’s possible that it will pull all its content from other streaming services onto its own place. That’s especially the case now that Disney is taking over FOX, which also has a stake in Hulu.

Link: Is How to Get Away with Murder Season 4 on Netflix?

Sejauh ini berita yang ada baru seputar Netflix US (ah, orang Amerika dan tendensi mereka untuk menganggap Amerika adalah pusat alam semesta~) dan belum ada banyak kabar soal Netflix luar US.

Gw bener-bener berharap kalo Netflix non-US bakal terus dapet update karena itu salah satu cara untuk sebuah serial TV mendapatkan fanbase. Ga tau sih kalo soal rating ya; karena buat gw rada konyol. Kejadian di serial TV ‘Timeless’. Serial TV ‘Timeless’ akhirnya ga lanjut karena alasan “rating rendah”; yang pertanyaannya: Ngitung dari mana? Karena kalo soal jumlah penonton, yang menonton dari layanan streaming seperti Netflix itu keitung ga? Yang jelas fans luar Amerika nonton ‘Timeless’ banyakan dari Netflix.

Hidup jauh lebih mudah dan simpel ga sih, ketika informasi ga seluas ini dan ga semasif ini, sehingga kita ga perlu tau serial TV bagus dari luar negeri dan tetep nonton sinetron ga jelas; jadi kalo ada kabar bakal lanjut atau ga ini ga bikin hati ketar-ketir? //sarkas

A Robot’s Break Time

4F9E437A-97B1-48A6-8D09-31C883E62D17.jpeg

Mood: ‘Closer’ — The Chainsmoker

Iseng latian di app Adobe Draw, ada fitur yang gw suka: Grid. Bisa milih pun mau yang biasa atau perspektif.

Terus kesel sendiri ini gambarnya oke nih buat desain kaos TAPI RESOLUSINYA KELEWAT KECIL. HADEH.

Berikutnya deh, serius bikin desain, hahaha.