Thailand Cave Rescue

Udah beberapa hari ini gw ngikutin berita penyelamatan tim sepak bola U-16 Wild Boars Thailand beserta pelatih mereka, coach Ek. Astaganagadragon sekali-sekalinya gw baper soal misi penyelamatan atau pasca-bencana alam itu ya ini dan waktu tsunami Jepang tahun 2011.

Hari apa tuh ya yang anak-anak itu mulai dibantu evakuasi dari dalam gua? Minggu? Nah iya, Minggu. Itu kalo ga salah dimulainya tengah malam kan. Aduh, gw udah lah baper ya kepikiran itu pasti dingin, hujan lebat, basah kuyup, malem-malem pula udah ngantuk, huhuhu. Waktu berlanjut ke penyelamatan hari kedua, itu gw udah spaneng sejak pagi; ga kebayang gimana kondisi empat anak beserta coach Ek yang masih di dalam gua. Gw kepikirannya, selama misi dua hari itu selalu empat anak yang dikeluarkan. Nah ini nyisa lima anak, kira-kira oksigennya cukup ga, energinya masih ada ga, bakal bahaya ga soalnya udah sering hujan lebat. Alhamdulillah, kemarin sore empat anak beserta coach Ek sebagai kloter terakhir udah berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.

Gw selalu nangis setiap baca berita atau nonton video yang berkaitan dengan misi penyelamatan Tham Lang itu. Luar biasa banget soalnya; kok ya Thailand itu sak negara bisa tetep tenang dan tabah ngejalaninnya. Belum lagi kisah para sukarelawan dan tim pendukung untuk pasukan penyelamat. Bahkan bantuan yang dianggap “kecil” seperti nyuci baju.

72156B3D-E9E2-4B1F-B3EB-0FADB33B46A6

41DB1969-186F-4C78-82A3-13E0CA54B1D8

Gimana ya, pada welas asih gitu lho. Selfless. Itu sak negara mayoritas orang-orangnya pada jelmaan Buddha semua apa gimana.

EC6AA7CB-0492-4A25-8B27-24481BCAA406
Sumber: @duduang2 di Twitter

Bahkan selepas proses evakuasi pun, tim pompa air memutuskan untuk tetap tinggal di lokasi dan membantu memompa air dari sawah petani yang kebanjiran. Gilak. Pengen sungkem satu-satu ke para anggota tim ini.

576C401B-11A0-4CAF-8CDB-A59ADB058FA9
Sumber: @duduang2 di Twitter

Ada yang nulis di Twitter, “Thailand moves heaven and earth to save their children.” Itu favorit banget asli. Menggerakkan surga dan dunia.

Tentu saja, misi penyelamatan Tham Lang ini mempunyai tempat khusus untuk mengenang almarhum Saman Gunan.

05D756A8-651A-4AAB-BAFD-6683C6CAA461

I promised myself not to cry (anymore!) whenever Mr. Gunan’s name being mentioned, but I guess the resistance is futile.

61C9C415-156E-4CDD-B744-84525E8BC8B1

Ya Allah. Cirambay atuh laaaaaah. Terima kasih, terima kasih, terima kasih. Insya Allah anak-anak Wild Boars dan coach Ek menjalani hidup yang hebat, yang semangat, dan bahagia.

Gw suka banget sama karikatur dan ilustrasi untuk menyemangati misi penyelamatan ini. Favorit gw itu gambar-gambar babi hutan (wild boar), hahaha. Selalalu ada babi hutan yang agak gede, menggambarkan coach Ek.

620F2B33-1E65-40D2-9405-89E3651F1FBB

Alhamdulillah, semua anak beserta coach Ek selamat. Gw salut banget asli mereka ini ya, rata-rata ga bisa berenang, musti belajar menyelam dalam waktu 5 jam dan ngelewatin medan gua yang edan sempitnya. Ada yang sempet komentar di Twitter, “katanya di kloter terakhir itu anak-anaknya musti minum obat penenang ya? Buat apaaaa???”

Gw yang emosi jiwa.

EH.

TOLONG YA.

KALO GW YANG KEJEBAK DI SITU, UDAH BUKAN PAKE OBAT PENENANG LAGI.

BIUS GAJAH NOK SAK CHIANG MAI TEMBAKIN KE GW.

Gw lahiran bocah aja musti pake oxytocin; lah ini anak-anak kejebak di gua selama dua minggu lebih maliiiiiiih.

Gw pernah ke Cu Chi Tunnel; jaringan terowongan dan gua bawah tanah yang dibangun oleh penduduk dan tentara Vietnam saat perang melawan Amerika Serikat. Itu gw di dalem terowongannya aja sampe megap-megap dan panik; padahal itu terowongan ibaratnya masih bisa jalan sambil membungkukkan badan atau merangkak. Lah gua Thang Lam? Lu berenang bawah air dengan visibilitas nol persen? Cuma bisa kedengeran suara nafas? SEJAUH EMPAT KILOMETER?

Kalo gw yang musti diselamatin, bakal minta bius total dulu ajalah; daripada gw jejeritan di gua saking paniknya dan bikin susah orang. Jangan-jangan, tiga minggu penyelamatan itu bisa dua setengah minggu abis buat nenangin gw karena gw nangis-nangis histeris di dalam gua.

Itu anak-anak bahkan diajari meditasi oleh coach Ek sehingga mereka bisa tetap tenang dan bertahan hidup. Waktu liat video detik-detik penyelam Inggris menemukan mereka, ya gw nangis.

Lalu ketika media rilis video anak-anak yang sudah berselimutkan selimut darurat; masih bisa memberi salam dan mengenalkan diri sambil tersenyum. NAAAAAK, HATI TANTE TERHARU BANGET, NAAAAAK.

Ya Allah. Semoga anak-anak Wild Boars, coach Ek, beserta segenap sukarelawan, Thai Navy SEAL, dan petugas semua-semuanya mendapatkan kebahagiaan, kehidupan yang baik dan hebat.

May all things kind and beautiful always within your reach.

ขอบคุณมาก

Dan tidak lupa juga, semoga anak-anak di luar sana mendapatkan hak mereka untuk hidup baik dan hidup terhormat.

B6A3DF84-1609-4AFD-9345-5E9186649D4D.jpeg

Advertisements

Author: Nindya

An Indonesian in Malaysia. A mother of two. A black thumb learning how to be a green thumb. Illustrator.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s